Cerita ini berfokus pada tokoh klasik Andrea Hirata, yaitu . Setelah sekian lama menjelajahi Eropa dan mengejar mimpi, Arai kembali ke Belitung. Ia dihadapkan pada kenyataan pahit bahwa gelora mudanya telah memudar, dan ia harus menghadapi "monster" bernama kedewasaan dan tuntutan ekonomi. Arai mencoba berbisnis dengan semangat tinggi, namun kerasnya kehidupan dan kegagalan demi kegagalan membawanya pada titik nadir. Judul buku ini merupakan metafora dari rasa kesepian dan kepedihan yang amat sangat dalam, di mana seseorang bertanya-tanya, jika ia mati dalam kegagalan saat ini, adakah yang peduli?

Buku dengan judul asli Arab Man Alladhi Ya'ti ila Janazati? ini mengangkat sebuah pertanyaan retoris yang sangat kuat:

Namun, saya menemukan bahwa ada beberapa buku yang memiliki tema atau judul yang mirip, seperti: